PENERAPAN ANALISIS RASIO DALAM PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN


PENERAPAN ANALISIS RASIO DALAM PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

Wahyu Prayoga
Universitas Muhammadiyah Malang
         
ABSTRAK Laporan keuangan merupakan hasil pengumpulan dan pengolahan data keuangan yang sangat berperan dalam membantu para pemakai baik itu para investor dan para pelaku pasar modal lainnya dalam menilai kinerja perusahaan, laporan keuangan di analisis untuk mengetahui apa dari arti angka-angka yang tercantum dalam laporan keuangan tersebut sehingga dapat bermanfaat bagi pemakainya. selain itu dalam menganalisis keuangan perusahaan dari tahun ketahun dan analisis perusahan tersebut dapat di gunakan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan. Berdasarkan uraian di atas penulis menyusun karya tulis dengan berjudul "PENERAPAN ANALISIS RASIO DALAM PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN" Pengertian rasio keuangan itu sendiri adalah angka yang di peroleh dari hasil perbandingan dari satu ps laporan keuangan dengan pos lainnya yang mempunyai hubungan yang relavan dan signifikan (berarti) misalnya antara hutang dan modal, antra kas dan total aset, antra harga pokok produksi dengan total penjualan dan sebagainya, teknik ini sangat lazim digunakan para analisis keuangan. rasio keuangan sangat penting dalam melakukan analisis terhadap kondisi keuangan perusahaan.
ABSTRACT The financial statements are the result of the collection and processing of financial data that was instrumental in helping the users of both the investors and other capital market participants in assessing the performance of the company, the financial statements in the analysis to find out what the meaning of the figures contained in the financial statements that can benefit the wearer. other than that in analyzing the financial company from year to year and the company analysis can be used to assess the financial performance of the company. Based on the above authors preparing papers with the title "APPLICATION PERFORMANCE ASSESSMENT RATIO ANALYSIS OF FINANCIAL COMPANY" Understanding financial ratios itself is a number that was obtained from the comparison of the financial statements ps post with links that are relevant and significant (mean ) for example between debt and equity, as between cash and total assets, as between the cost of production with total sales and so on, this technique is very commonly used by financial analysis. Financial ratios are very important in the analysis of the financial condition of the company.
Keywords : Financial Statements, Liquidity, Ratio Analysis


PENERAPAN ANALISIS RASIO DALAM PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

PENERAPAN ANALISIS RASIO DALAM PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN



PENDAHULIAN

             Berkembangnya dunia usaha yang di tandai dengan di bukanya pasar bebas, membuat setiap pelaku bisnis harus semakin cermat dalam menyikapinya. Hal ini juga mencakup dalam proses pengambilan keputusan yang sangat menentukan kelangsungan hidup perusahaan di masa yang akan datang Ada tiga keputusan penting yang harus senantiasa di ambil oleh setiap perusahaan. ketiga perusahaan tersebut sebagai  pertama keputusan investasi (investing), keputusan pendanaan, (financing), keputusan operasional (Operating), hasil dari ketiga keputusan tersebut di cerminkan pada laporan keuangan utama yang di hasilkan oleh perusahaan, yaitu neraca dan laba rugi.
            Neraca, sebagai laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan perusahaan pada posisi tertentu, terdiri atas aktiva dan passiva. Aktiva mencerminkan hasil kepututsan yang meliputi jenis, kegunaan dan besarnya investasi, seangkan pasiva mencerminkan hasil keputusan pendanaan, yang meliputi pula jenis, kegunaan dan besarnya masing-masing sumber dana.perhitungan laba rugi, sebagai laporan keuangan yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode tertentu terdiri
            Rasio merupakan teknik analisis laporan keuangan yang paling banyak di gunakan, rasio ini merupakan alat analisis yang dapat memberikan jalan keluar dan menggambarkan simptom (gejala-gejala yang tampak) dari suatu keadaan. jika diterjemahkan secara tepat, rasio juga dapat menunjukan area-area yang memerlukan penelitian dan penanganan yag lebih mendalam. Analisis Rasio dapat menyingkap hubungan dan sekaligus menjadi dasar pembandingan yang menunjukan kondisi atau kecendrungan yang tidak dapat di deteksi bila kita hanya melihat komponen-komponen rasio itu sendiriri.
          Dalam hubungna dengan keputusan yang di ambil oleh perusahaan, analisis rasio ini bertujuan untuk menilai efektifitas keputusan yang telah di ambil oleh perusahaan dalam rangka menjalankan aktifitas usahanya. Untuk dapat menilai effektifitas ketiga keputusan tersebut, yang pada akhirnya dapat memperoleh informasi mengenai kekuatan dan kelemahan perusahaan, maka analisis laporan keuangan perlu di arahkan pada lima area analisis sebagai berikut: 1. Likuiditas 2. solvabilitas, 3. Return of Investment, 4. pemanfaatan aktiva, 5. Kinerja operasi yang mengukur efisiensi operasi perusahaan

TUJUAN

            Menurut Kasmir (2011), tujuan dari analisis laporan keuangan adalah: 1. Untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan dalam satu periode tertentu, baik aset, kewajiban, ekuitas, maupun hasil usaha yang telah dicapai untuk beberapa periode. 2. Untuk mengetahui kelemahan-kelemahan apa saja yang menjadi kekurangan perusahaan. 3. Untuk mengetahui kekuatan-kekuatan yang dimiliki. 4. Untuk mengetahui langkah-langkah perbaikan apa saja yang perlu dilakukan ke depan berkaitan dengan posisi keuangan perusahaan saat ini. 5. Untuk melakukan penilaian kinerja manajemen ke depan apakah perlu penyegaran atau tidak karena sudah dianggap berhasil atau gagal. 6. Dapat juga digunakan sebagai pembanding dengan perusahaan sejenis tentang hasil yang mereka capai.
            Menurut Munawir (2010), tujuan analisis laporan keuangan merupakan alat yang sangat penting untuk memperoleh informasi sehubungan dengan posisi keuangan dan hasil-hasil yang telah dicapai perusahaan yang bersangkutan. Data keuangan tersebut akan lebih berarti bagi pihak-pihak yang berkepentingan apabila data tersebut diperbandingkan untuk dua periode atau lebih, dan dianalisa lebih lanjut sehingga akan dapat diperoleh data yang akan dapat mendukung keputusan yang akan diambil..

METODE

          Untuk prooses penilaian dapat di lakukan pada perusahaan besar, adapun metode yang di gunakan untuk melakukan penelitian terdiri dari: 1. Perencanaan dengan mengidentifikasi kebutuhan data yang akan digunakan dalam analisa laporan keuangan. 2. Perencanaan waktu yang disesuaikan dengan kondisi perusahaan. Alat yang digunakan penulis dalam penilaian kinerja keuangan adalah melalui analisa laporan keuangan secara komparatif (trend) dan rasio keuangan, terdiri:  Analisis laporan komparatif (trend) dilakukan didalam perusahaan sendiri secara konsolidasi. Analisis laporan komparatif (trend) dengan perusahaan sejenis untuk bidang usaha otomotif , agrisbisnis dan alat berat. 3. Studi pustaka dengan mencari, membaca dan merangkum bahan-bahan yang sesuai dengan topic penelitian.
            Prosedur pengumpulan data dengan cara: 1. Wawancara yang dilakukan dengan Accounting Departement. 2. Observasi melalui data sekunder yaitu diperoleh penulis melalui Laporan Tahunan (Annual Report) yang ada di dalam perusahaan yang di teliti, beserta dokumen keuangan lainnya yang tidak dipublikasikan seperti Laporan Kinerja triwulanan.  Serta untuk mencapai penilaian kinerja yang lebih optimal maka penulis melakukan analisa laporan keuangan komparatif terhadap perusahaan pesaing per bidang usaha.

HASIL DAN PEMBAHASAN

            Penerapan Analisis Rasio Dalam Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan. Salah satu tugas penting manajemen adalah menganalisa pencapaian kinerja perusahan yang telah dicapai pada periode tertentu secara berkala. Analisa pencapaian kinerja dilakukan terhadap berbagai aspek operasional baik keuangan maupun non keuangan. Pencapaian kinerja keuangan dilakukan dengan menganalisa laporan keuangan perusahaan baik bulanan, triwulanan maupun tahunan. Untuk analisa pencapaian kinerja keuangan tahunan biasanya digunakan laporan keuangan audited. Hal ini dilakukan untuk meyakini bahwa laporan keuangan adalah wajar. Kewajaran laporan keuangan  diketahui dari hasil pemeriksaan akuntan public tehadap laporan keuangan perusahaan. Hasil laporan akuntan biasanya menyajikan pendapat tentang kewajaran laporan keuangan tersebut.
          Untuk analisa internal perusahaan manajemen melakukan analisa laporan keuangan pada Perusahaan dilakukan setiap triwulan, dengan tujuan untuk menganalisa dan mengevaluasi pencapaian kinerja dalam triwulan. Hal ini dilakukan sebagai sumber informasi bagi manajemen untuk menjaga agar pelaksanaan program kerja tetap terlaksana dengan baik sehingga kinerja tetap tercapai dengan baik dan dapat diambil keputusan-keputusan startegis.
          Rasio liquiditas meskipun kreditor jangka pendek selalu disarankan untuk mengfokuskan perhatiannya pada keuntungan para pemegang saham biasa, akn tetapi fokus perhatian kreditor ini biasanya tercurah pada hal lain, kreditor jangka pendek lebih memperhatikan prospek perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek, kreditor ini lebih tertarik pada aliran kas dan manajemen modal dibandingkan beberapa besar laba akuntansi yang di laporkan perusahaan, denga kata lain kreditor jangka pendek lebih tertarik pada liquiditas perusahaan> Liquiditas perusahaan menggambarkankemampuan perusahaan tersebut dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya kepada kreditor jangka pendek. untuk mengukur kemampuan ini, biasanya di gunakan angka : 1. Rasio modal kerja  2. current Rasio 3. Acid test / Quick Rasio 4. Acount Receivables turnover (perputaran piutang) 5. Iventory turnover (perputaran persediaaan)
Rasio modal kerja

Modal Kerja                                       = Aktiva Lancar  –  Utang Lancar 
Modal kerja merupakan selisih antara toral aktifa lancar dan utang lancar


          Jumlah modal kerja yang di miliki oleh perusahaan ini menjadi perhatian para kreditor jangka pendek, karena angka ini menunjukan jumlah aktiva yang di belanjai dari sumber dana jangka panjang, yag tidak memerlukan pembayaran kembali dalam jangka pendek, makin besar angka modal kerja ini, berarti bahwa makin besar tingkat proteksi kreditor jangka pendek dan makin besar kepastian bahwa utang jangka pendek akan di lunasi tepat waktu. Tetapi modal kerja yangtinggi tidak enjamin bahwa utang akan dapat di bayar pada saat jatuh temponya
Current Ratio elemen-elemen yang di gunakan dalam perhitungan modal kerja dapat dinyatakan dalam rasio, yang membandingkan antara aktiva lancar dan utang lancar

Current Ratio                     = Aktiva Lancar
                                                  Utang Lancar



          Aktiva lancara meenggambarkan alat bayar dan di asumsikan semua aktiva lancar benar-benar bisa digunakan untuk membayar, sedangkan utang lancar menggambarkan yang harus di bayar dan di asumsikan semua utang-utang lancar harus di bayar. Angka rasio ini bergabung pada jenis dan sifat industrinya. Kita harus berhati-hati untuk mengambil kesimpulan megenai likuiditas suatu perusahaan. Likuiditas yang tinggi belum tentu baik di tinjau dari segi profitabilitas perusahaan tersebut. Terdapat trede-off antara likuiditas dan profitabelitas, seperti grafik di bawah.

Likuiditas



                                                Profitabilitas
Rasio Likuiditas sangat berguna untuk mengukur likuiditas perusahaan akan tetapi dapat menjebak, hal inidi karenakan currnet rasio yang tingggi dapat di sebabkan oleh adanya piutang yang tidak tertagih atau persediaan yang tidak terjual, yang tentu saja tidak dapat di pakai untuk membayar utang
Acid-test ratio/quick ratio
Ukuran likuiditas perusahaan yang lebih teliti di temukan pada angka rasio ini, pos persediaan dan beban di bayar di muka  dikeluaran di total dari aktiva lancar
        Quick Ratio     =  Aktiva Lancar – persediaan – beban di bayar di muka
                                                        Utang lancar

          Rasio ini di rancang untukmengukur seberapa baik perusahaan dapat memenuhi kewajibannya tanpa harus melikuiditasi atau tergantung pada persediaannya, pesediaaan tidak dapat sepenuhnya di andalkan, karena persediaan bukanlah sumberkas yang bisa segera di peroleh, dan bahkan mungkin tidak mudah di jual pada kondisi ekonomi yang lesu.
Perputaran Piutang (Account Reseivables Turnover)
          Setelah alat bayar yang kurang likuid di keluarkan dari total aktiva lancar, maka kin tinggal ada tiga macam alat bayar, yaitu kas, surat berharga dan piutang dagang, sebgai alat bayar piutang juga harus di uji likuidtasnya untuk menguji piutang dagang ini, perlu di hitung rasio perputaran piutang dan jumlah hari piutang Rasio perputaran piutang ini biasanya digunakan dalam hubungannnya dengan analisis terhadap modal kerja, karena memberikan ukuran kasar tetang seberapa cepat piutang perusahaan berputar menjadi kas, angk jumlah hari piutang ini menggambarkan lamanya suatu piutang bisa di tagih  
     Perputaran piutag               = Penjualan (kredit)
                                                   Rata-rata piutang                        
    Jumlah hari piutang             =  Jumlah hari pertahun
                                                    Perputaran piutang

Rasio return on Investment
Manajer perusahaan mempunya dua tanggung jawab, yaitu tanggung jawab untuk emperoleh dana untuk membiayai aktiva dan tanggung jawab untuk menggunakan aktiva yang di miliki perusahaan dalam rangka memperoleh perusahaan.
          Returnt on investment mengukur tingkat kembalian investasi yang telah di lakukan oleh perusahaan, baik dengan menggunakan total aktiva yang dimiliki oleh perusahaan tersebut maupun dengan menggunakan dana yang berasal dari pemilik modal. Return on investment merupakan terminologi yang luar dari rasio yang di gunakan untuk mengukur hubungan antara laba yang di peroleh yang ininvestasi yang di gunakan utnuk menghasilkan laba tersebut, sesuai dengan investasi mana yang di gunakan, rasio ini dibagi menjadi dua, yaitu return on total asset (ROA) dan Returnt of Equity (REO)
Returunt on total asset (ROA)
Returunt on total asset mengukur kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan aktivanya untuk memperoleh laba, rasio ini mengukur tingkat kembalian investasi yang telah di lakukan oleh perusahaan dengan menggunakan seluruh dana (aktiva) yang di milikinya, rasio ini dapat di perbandingkan dengan tingkat bunga bank yang berlaku.
  Return on total asset                         = Laba setelah pajak, tetapi sebelum bunga
                                                            Aktiva rata-rata

Return on commen stockholders Equity
Salah satu alasan utama mengapa megoprasikan perusahaan adalah untuk menghasilkan laba yang kan bermanfaat bagi para pemegang saham. Ukuran keberhasilan dari percapaian alasan ini adalah angka Return on commen stockholders Equity yang akan di capai.
   Return on Equity                 = Laba bersih setelah pajak – dividen saham biasa
                                                   Rata-rata modal saham basa
Laba yang di pakai disini adalah laba bersih setelah pajak dikurangi deviden untuk para pemegang saham istimewa. Hal ini dimaksutkan untuk menggambarkan besarnya laba yang benar-benar tersedia dan tersisa bagi para pemegang saham biasa. Pada prinsipnya setiap aktiva yang di miliki perusahaan diharapkan dapat mendukung perolehan penghasilan yang menguntungkan, untuk mengukur ke efisiensi dan efektivitas pemanfaatan aktiva dalam rangka memperoleh penghasilan tersebut, dapat digunakan rasio perputaran aktiva.
Rasio perputaran total aktiva (Total Asset Turnover)
          Rasio perputaran total aktiva mengukur aktivitas aktiva dan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan penjuala melalui  penggunaan aktiva tersebut, Rasio ini juga mengukur seberapa efisien aktiva tersebut telah di manfaatkan untuk memperoleh penghasilan

          Perputaran Aktiva         = Pejualan (kredit)
                                                     Aktiva rata-rata
Rasio peraturan tenaga kerja (working Capital Tunover)
Menghubungkan penjualan dengan modal kerja, meberikan indikasi perputaran modal kerja selama periode tertentu, rasio ini harus di bandingkan dengan metode yang lalu, pesaing dna rata-rata industri dalam rangka memastikan cukup tidaknya perputaran modal kerja tersebut. Seperti halnya rasio rasio yang lain, tidak ada angka yang pasti berapakah rasio yang perputaran dan kerja yang baik, secara umum, rasio perputaran modal kerja yang rebdah memberi indikasi tidak menguntungkannya meggunakan modal kerja. Dengan kata lain, penjualan tidak cukup baik dalam kaitannya dengan modal kerja yang tersedia. Sebaiknya rasio yang tinggi menunjukan telah terjadi kelebihan kapasitas.

Peputaran modal kerja            = penjualan (kredit)
                                                   Modal kerja rata-rata

Rasio perputaran aktiva tetap (fixed Asset Turnover)
            Selsin tiga rasio perputaran aktiva tersebut, dapat juga di tambahkan suatu angka rasio perputaran aktiva lain-lain. Rasio ini juga di maksutkan untuk emngukur efisensi penggunaan aktiva lain-lain dalam menghasilkan penjualan

  Perputaran aktiva lain-lain                =    penjualan (kredit)
                                                                Aktiva lain-lain rata-rata
Rasio kinerja oprasi (operating performance ratio)
Selain harus mampu mendapatkan penghasilan, untuk dapat meraih keuntungan (laba) pengelola harus mampu bekerja secara efisien. Kinerja operasi perusahaan harus senantiasa di tingkatkan. Untuk mengukur kinerja operasi perusahaan, digunakan beberapa angka rasio dengan denominator (penyebut) atau penjualan.
Rasio laba kotor terhadap penjualan (gross margin ratio)
            Laba kotor didefinisikan sebagai selisih antara penjualan dan harga pokok penjualan. Bagi perusahaan dagang dan manufaktur, harga poko penjualan ini biasanya jumlahnya besar, sehingga perubahan pada pokok penjualan ini akan banyak berpengaruh pada laba perusahaan.
Ratio gross profit ini mengukur efisiensi produksi dan penentuan harga jual untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan rasio ini, dapat di pelajari lebih rinci proporsi elemen biaya terhadap penjualan.
    Gross margin Ratio                         =  Laba kotor
                                                    Penjualan
            Bagi perusahaan dagang dan manufaktur, angka ratio gross profit yang rendah menandakan bahwa perusahaan tersebut rawan terhadap perubahan harga, baik harga jual maupun harga pokoperubahan ini akan sangat berpengaruh terhadap laba perusahaan.
Rasio laba bersih terhadap penjualan (net profi ratio)
            Ratio net profit margin mengukur rupiah laba yang di hasilkan oleh setiap satu rupiah penjualan, rasio ini memberi gambaran tentang laba untuk para pemegang saham sebagai persentase dari penjualan. Apabila gross profit margin mengukur efisiensi produksi dan penentuan harga, maka rasio net profit margin ini juga mengukur efisensi, baik produksi, administrasi, pemasaran, pendanaan, penentuan harga maupun penentuan pajak.
  Rasio laba bersih /penjualan =     Laba bersih
                                                                     Penjualan
Kombinasi rasio gross profit dan net profit margin akan dapat memberikan informasi yang berharga mengenai struktur biaya dan laba perusahaan, serta memungkinkan para analisis untuk melihat sumber efisiensi da ketidak efisiensian perusahaan
Rasio laba usaha terhadap penjualan (operating income margin)
Pada rasio peratin margin ini angka laba yang di gunakan dalam perhitungan adalah yang berasal dari kegiatan usaha pokok perusahaan
  Laba usaha terhadap penjualan         = Laba usaha
                                                                Penjualan
            Rasio harga pokok penjualan terhadap penjualan dan biaya usaha terhadap penjualan. Telah di uraikan sebelumnya bahwa kombinasi ratio gross profit margin dan net profit margin memberikan informasi mengenai struktur biaya dan laba perusahaan, struktur biaya yang perlu di analisis lebih jauh adalah biaya yang berkaitan dengan harga poko dari barang yang di jual (Harga Pokok Penjualan) dan biaya yang berkaitan dengan usaha untuk menjual barang tersebut (biaya usaha).

KESIMPULAN
            Laporan keuangan adalah suatu alat bantu yang dapat digunakan untuk membuat suatu keputusan antara lain mengenai rencana-rencanan perusahaan, penanaman modal/investasi, pencarian sumber-sumber dana oprasi perusahaan lainnya (Amin Wijaya Tunggal, 1995). Melalui analisis laporan keuangan ini maka para pemakai informasi akuntansi dapat mengambil keputusan. Pengelola/manajer dalam suatu perusahaan dapat menilai apakah kinerjanya dalam suatu periode yang lalu mendatangkan keuntungan atau tidak.
            Rasio aktivitas adalah rasio yang mengukur seberapa efektif perusahaan dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada padanya. Semua rasio aktivitas ini melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi pada berbagai jenis aktiva. Rasio-rasio aktivitas menganggap bahwa sebaiknya terdapat keseimbangan yang layak antara penjualan dan beragai unsur aktiva misalnya persediaan, aktiva tetap dan aktiva lainya.
            Analisis laporan keuangan merupakan alat yang sangat penting untuk memperoleh informasi sehubungan dengan posisi keuangan dan hasil-hasil yang telah dicapai perusahaan yang bersangkutan. Data keuangan tersebut akan lebih berarti bagi pihak-pihak yang berkepentingan apabila data tersebut diperbandingkan untuk dua periode atau lebih, dan dianalisa lebih lanjut sehingga akan dapat diperoleh data yang akan dapat mendukung keputusan yang akan diambil.

DAFTAR PUSTAKA
Munawir. 2010. Analisis Laporan Keuangan. Edisi ke Empat. Yogyakarta: Liberty.

Riyanto, Bambang. 2008. Dasar-dasar Pembelajaran Perusahaan. Yogyakarta: BPFE.
Sawir, Agnes. 2009. Analisa Kinerja Keuangan dan Perencanaan keauangan Perusahaan, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
            Syamsuddin, Lukman. 20011. Manajemen Keuangan Perusahaan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

            Kasmir. 2008. Analisa Laporan Keuangan, Bumi Aksara : Jakarta
            http://dzulfadhly.blogspot.com/2012/01/interpretasi-rasio-manajemen                  keuangan.html/08.30pm29/12/2014

            http://matahari18.blogspot.com/2013/09/makalah-rasio-keuangan.html/08.29pm29/12/14


BIODATA PENULIS


Wahyu prayoga : Lahir di Sangatta, 19 Maret 1995. Penulis alumnus SMK Muhammadiyah 1 sangatta utara pada 2014,  SMP Persada Plus pada 2011 ,  SDN 004 Sangatta Utara pada 2008 Pada saat ini Penulis sedang menempuh pendidikan Strata 1 di Universitas Muhammadiyah Malang semester 3. Penulis memiliki karya tulis yang di terbitkan di media blogger www.blogwahyuprayoga.blogspot.com berupa artikel umum dan saat ini telah di kunjungi lebih dari 1000 pengunjung.
0 Komentar untuk "PENERAPAN ANALISIS RASIO DALAM PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN"

Back To Top android phone with best battery life, what is the best android phone 2017,android phone with best camera,tagged mobile app for android,how to develop an app for android,best tablets for the price,best rated smart phones,top ten cell phones 2017,best android phone camera,best tv apps for android,best rated smartphones 2017,new droid phones 2017,best rated smartphone 2017,best droid phone 2017,best new cell phones 2017,,best free android tablet games,how to get free android games,android marketplace app download,best android camera phone,